My Groups

You are not a member of any group.

Login

Message Box

You are not logged in.

Notification

Members Online

None

User Statistics

Registered users : 38717
Online : 199
Guest : 199
Members : 0

Online members
No members online!

Last 5 users
kurokuro
andieholic
An-an
hardianprabowo
suyatno
Welcome, Guest
Please Login or Register.    Lost Password?

KoMar Case : Memilih Target Market-Niche or Mass?
(1 viewing) (1) Guest
Go to bottomPage: 1234
TOPIC: KoMar Case : Memilih Target Market-Niche or Mass?
#1755
Ronald Sipahutar
Moderator
Posts: 144
graphgraph
User Offline Click here to see the profile of this user
KoMar Case : Memilih Target Market-Niche or Mass? 3 Months ago Karma: 4
Salam AOOTB!
Ini adalah Komentar Marketing (KoMar) Case edisi Juni 2010.

Sering banget kita melihat brand-brand yang bergerak mulai dari very spesifik target market menjadi mass entah itu dengan secara gamblang ataupun dengan mengembangkan new product line. Begitu juga dengan brand yang sebelumnya mass menjadi niche entah karena semakin kuatnya brand sehingga memilih entah menjadi premium atau malah mulai hanya melayani market terbesarnya saja.

Pada Intinya apapun Target Market yang dipilih yang penting sales naik dan profit meningkat. Namun secara Marketing Strategy yang kita akan bahas adalah :
1. Kenapa memilih brand tersebut untuk pindah target market?
2. Kenapa tidak menggunakan brand baru?
3. Kenapa harus ditengah Jalan, salah planning atau mulai tidak fokus dengan plan yang dibuat?

Let's Share Your Comment!
 
The administrator has disabled public write access.
#1757
muhammad reza
Fresh Boarder
Posts: 9
graphgraph
User Offline Click here to see the profile of this user
Re:KoMar Case : Memilih Target Market-Niche or Mass? 3 Months ago Karma: 0
Menurut saya dari ketiga kasus tersebut disebabkan pada PASAR yang sudah semakin cerdas. Ketiga kasus itu normal saja untuk dilakukan, mengingat Konsumen sudah semakin selektif untuk menggunakan suatu produk barang atau jasa.
Masing-masing Produsen dituntut untuk berusaha lebih keras dengan berbagai cara apapun, yang terpenting tetap bersaing dengan sehat.
Efek dari Penggunaan brand baru ditakutkan tidak mendapat perhatian lebih dari konsumen bila produk baru yang dihasilkan BIASA SAJA.
Ingatlah dari 2 cara niche atau mass tetap perlu diperhatikan:
1.Kualitas tetap mesti dipegang teguh oleh semua produsen.
2.Kesabaran dan kepekaan dalam berbisnis itu penting,pasar akan mempunyai penilaian sendiri terhadap barang atau jasa yang beredar.Tentunya yang terbaiklah yang akan mendapat tempat di hati konsumen.



silahkan sharing & kunjungi juga saya di :
soezack.blogspot.com
facebook.com/soezack
email: soezack@gmail.com
081934257770
 
Last Edit: 2010/06/05 13:54 By soezackaerosol.
The administrator has disabled public write access.
#1764
wawan kurniawan
Fresh Boarder
Posts: 1
graphgraph
User Offline Click here to see the profile of this user
Re:KoMar Case : Memilih Target Market-Niche or Mass? 3 Months ago Karma: 0
menurut saya, ketiga kasus tersebut sangat erat hubungannya yaitu target market. memilih brand merupakan hal yang wajar dan merupakan hal selektif yang dilakukan konsumen untuk memilih barang. kebanyakan warga indonesia banyak memilih brand yang terkenal dari pada brand yang baru walaupun kualitasnya sama atupun lebih. bukan hanya kualitas yang menjadi panutan untuk mencapai target. trend juga tak luput dari target market. jika pada waktu plan yang tengah berjalan tidak fokus lagi. seharusnya kita harus tetap mempertahankan trend agar plan tetap berjalan dan memikirkan jalan lain agar mempunyai produc yang baru dari brand yang sama yang telah diminati oleh para costumer dan tetap terhubung dengan baik pada costumer.


e-mail : juxer_maniacx@yahoo.com
phone : 085971147678
 
The administrator has disabled public write access.
#1765
gidion pangaribowo
Fresh Boarder
Posts: 2
graphgraph
User Offline Click here to see the profile of this user
Re:KoMar Case : Memilih Target Market-Niche or Mass? 2 Months, 4 Weeks ago Karma: 0
1.untuk membangun suatu brand, pasti membutuhkan waktu yang lama, jadi nama brand yg sudah terbangun sejak lama, akan mudah diterima oleh target market yg baru.

2.Kalau menggunakan brand baru, pasti akan lebih lama dalam penetrasi pasar, karna lebih banyak membuang -buang waktu dan biaya promosi yang besar, selain itu, brand baru pasti akan bersaing dengan brand-brand baru yg banyak di pasar, tetapi bila menggunakan brand yg lama, maka tidak terlalu sulit untuk diterima pasar, asal brand yg lama mempunyai track record yg baik dimata konsumen.


3. merubah target pasar ditengah jalan, bisa jadi dua kemungkinan tersebut,bila dirasa target yg dituju tidak sesuai sasaran, maka rencana target market harus diubah. dan saat ini strategi tersebut sangat diminati oleh perusahaan2 di indonesia karna persaingan bisnis yg sangat ketat.


gidion
gp_soft@yahoo.com
08192227070
 
Last Edit: 2010/06/11 23:12 By gpsoft.
The administrator has disabled public write access.
#1766
Ronald Sipahutar
Moderator
Posts: 144
graphgraph
User Offline Click here to see the profile of this user
Re:KoMar Case : Memilih Target Market-Niche or Mass? 2 Months, 4 Weeks ago Karma: 4
Salam AOOTB!

Mas Gidion, bisa bantu tuliskan nama, alamat email dan no hp.

thanks
 
The administrator has disabled public write access.
#1767
Anshari Kadir
Fresh Boarder
Posts: 13
graphgraph
User Offline Click here to see the profile of this user
Re:KoMar Case : Memilih Target Market-Niche or Mass? 2 Months, 4 Weeks ago Karma: 0
saya flash back lagi pertanyaan mas ronal ronal siputar
1. Kenapa memilih brand tersebut untuk pindah target market?
2. Kenapa tidak menggunakan brand baru?
3. Kenapa harus ditengah Jalan, salah planning atau mulai tidak fokus dengan plan yang dibuat?

Jawaban saya:

1. brand memilih untuk pindah target market karena ,brand tersebut melakukan suatu segmentasi atau pengelompokan pasar baru untuk produknya dimana,di arah pasar yang dituju pesaing untuk brand nya , tidak terlalu banyak sehinnga brand berpotensi untuk memperoleh high impact dari pasar yang di tuju baik dari segi attention, interest, desire samapai pada action yang akan memberikan income terhadap perusahaan pemilik brand


2. mengapa tidak menggunakan brand baru?? karena menggunakan brand baru akan mengeluarkan budget begitu besar,,untuk promotion yang akan dilakukan dalam membrandingkan bramnd baru tersebut. Kenapa mesti buat brand baru kalau , brand lama masih bisa menyasar arah pasar yang lain begitupun dengan target market nya yang pastinya berbeda. jadi marketer dari si brand lebih memilih untuk menerapkan strategi low budget high impact.

3. sebenarnya tidak salah jalan atau salah planning ,,menurut saya itu merupakan kekreatifitasan marketer suatu brand dalam menentukan kondosi brandnya, marketer selalu tahu mengenai factor situational untuk brand itu sendiri. bisa saja itu merupakan planning yang sudah direncanakan sebelumnya, jadi untuk memperoleh suatu brand yang yang mampu bertahan di pasar diperlukan suatu kecerdikan dalam mengusung brand agar tetapa mampu memasarkan dirinya sendiri walau dengan target yang berbeda.

kesimpulan untuk brand sendiri : permindahan target market , yang banyak dialakukan brand2 saat ini ,itu merupakan salah cara bagaimana mempertahankan brand di pasar, baik itu brand-brand yang bergerak mulai dari very spesifik target market menjadi mass maupun brand yang sebelumnya mass menjadi niche .itu semua tidak lain dilakukan untuk mencari arah pasar yang lebih berpotensibagi si brand.

ingat : perang pemasarna yang sesungguhnya bukan pada produk/brandnya tetapi pada pikiran konsumen.. setiap target market yang berbeda memiliki pikiran yang berbeda beda pula terhadapa brand itu semdiri.\

Ansari kadir
081320438558
e-mail : ansarri.4073056@gmail.com
to :yth Mr. Ronal sipatuhar
 
The administrator has disabled public write access.
Go to topPage: 1234
get the latest posts directly to your desktop