saya flash back lagi pertanyaan mas ronal ronal siputar
1. Kenapa memilih brand tersebut untuk pindah target market?
2. Kenapa tidak menggunakan brand baru?
3. Kenapa harus ditengah Jalan, salah planning atau mulai tidak fokus dengan plan yang dibuat?
Jawaban saya:
1. brand memilih untuk pindah target market karena ,brand tersebut melakukan suatu segmentasi atau pengelompokan pasar baru untuk produknya dimana,di arah pasar yang dituju pesaing untuk brand nya , tidak terlalu banyak sehinnga brand berpotensi untuk memperoleh high impact dari pasar yang di tuju baik dari segi attention, interest, desire samapai pada action yang akan memberikan income terhadap perusahaan pemilik brand
2. mengapa tidak menggunakan brand baru?? karena menggunakan brand baru akan mengeluarkan budget begitu besar,,untuk promotion yang akan dilakukan dalam membrandingkan bramnd baru tersebut. Kenapa mesti buat brand baru kalau , brand lama masih bisa menyasar arah pasar yang lain begitupun dengan target market nya yang pastinya berbeda. jadi marketer dari si brand lebih memilih untuk menerapkan strategi low budget high impact.
3. sebenarnya tidak salah jalan atau salah planning ,,menurut saya itu merupakan kekreatifitasan marketer suatu brand dalam menentukan kondosi brandnya, marketer selalu tahu mengenai factor situational untuk brand itu sendiri. bisa saja itu merupakan planning yang sudah direncanakan sebelumnya, jadi untuk memperoleh suatu brand yang yang mampu bertahan di pasar diperlukan suatu kecerdikan dalam mengusung brand agar tetapa mampu memasarkan dirinya sendiri walau dengan target yang berbeda.
kesimpulan untuk brand sendiri : permindahan target market , yang banyak dialakukan brand2 saat ini ,itu merupakan salah cara bagaimana mempertahankan brand di pasar, baik itu brand-brand yang bergerak mulai dari very spesifik target market menjadi mass maupun brand yang sebelumnya mass menjadi niche .itu semua tidak lain dilakukan untuk mencari arah pasar yang lebih berpotensibagi si brand.
ingat : perang pemasarna yang sesungguhnya bukan pada produk/brandnya tetapi pada pikiran konsumen.. setiap target market yang berbeda memiliki pikiran yang berbeda beda pula terhadapa brand itu semdiri.\
Ansari kadir
081320438558
e-mail :
ansarri.4073056@gmail.com

to :yth Mr. Ronal sipatuhar